Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Agar Asam Urat Tidak Mudah Kambuh, Cobalah Konsumsi Makanan Berikut

Senin, 21 Oktober 2019

Ilustrasi asam urat. (Foto:Airmagz)

PEKANBARU-Makan makanan kaya variasi, seperti buah-buahan, sayuran dan protein tanpa lemak, tentu akan membantu tubuh tetap dalam keadaan terbaik. Dan pastinya sehat, karena makanan-makanan tersebut kaya akan serat dan vitamin.

Apalagi jika Anda menderita radang sendi, rematik atau asam urat, menambahkan ikan berlemak, kacang-kacangan, dan minyak sehat seperti minyak zaitun extra-virgin, akan sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Dan tahukah kamu, makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi jika asam urat sering kambuh?  Lima makanan ini harus selalu kamu konsumsi, agar asam urat tidak mudah kambuh terutama di malam hari.

Makan Seperti Orang Yunani atau Italia
Salah satu manfaat paling penting dari pola makan Mediterania bagi penderita radang sendi adalah pengurangan peradangan. Lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam makanan seperti minyak zaitun, kacang-kacangan dan ikan dapat memiliki efek anti-inflamasi.

Dan penelitian menunjukkan manfaat untuk osteoartritis serta jenis radang radang sendi seperti rheumatoid arthritis, asam urat dan penyakit kulit yang terkait dengan arthritis psoriatik.

Seperti dikutip arthritis.org, pala makan Mediterania juga dikaitkan dengan hal positif lainnya, seperti mengurangi risiko pengembangan penyakit kronis berupa penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.

Di sisi lain, ada beberapa pola makan ala Mediterania, antara lain:
Ikan
Tujuannya adalah makan tiga hingga empat ons ikan dua kali seminggu. Salah satu manfaat mengonsumsi beberapa jenis ikan adalah asam lemak omega-3 pencegah peradangan yang dikandungnya. Yang tertinggi di omega-3 adalah salmon, mackerel, herring, lake trout, sarden dan tuna albacore. Cobalah untuk menghindari king mackerel yang kaya merkuri.

Buah-buahan dan sayur-sayuran
Daging dan protein sering menjadi bintang di piring makan, sementara buah-buahan dan sayuran jarang dijadikan lauk pauk. Ganti makanan tersebut, tambahkan lebih banyak buah-buahan dan sayuran sebagai dasar makanan Anda.

Ambil sepotong buah atau wortel atau batang seledri untuk dicemil di sela-sela waktu makan. Cobalah makan antara 5-9 porsi buah dan sayuran sehari. Satu porsi buah dan sayuran terbanyak adalah satu cangkir dan dua cangkir, untuk sayuran berdaun hijau.

Kacang dan Biji
Almond, biji bunga matahari, pistachio, kenari - ada banyak pilihan untuk kacang dan biji. Mereka bisa dimakan untuk camilan sehat atau ditaburkan di salad atau yogurt rendah lemak.

Satu setengah ons atau sedikit dan setengah adalah porsi harian yang direkomendasikan. Ada lebih banyak manfaat biji-bijian utuh daripada beras merah. Coba makan quinoa, farro, dan bulgur. 

Anda juga dapat memilih roti gandum atau tortilla gandum daripada roti putih untuk sandwich waktu makan siang Anda. Makanlah antara tiga sampai enam ons biji sehari. Satu ons setara dengan setengah cangkir biji-bijian atau seiris roti gandum.

Minum air putih
Meskipun tidak eksklusif untuk diet Mediterania, minum banyak air setiap hari adalah penting. Itu bisa membuat perubahan besar. Selain membuat Anda tetap terhidrasi, air juga membantu membawa nutrisi dan oksigen ke sel-sel. Menormalkan tekanan darah dan membantu pencernaan di antara manfaat kesehatan lainnya. Coba tambahkan lemon, rasberi atau mentimun untuk tambahan nutrisi.

Catatan Penting
Mengubah pola makan bisa menjadi usaha besar. Mulailah dengan melakukan beberapa perubahan kecil pada setiap kali makan. Perubahan kecil dapat membuat perbedaan besar dalam bagaimana perasaan Anda dan seberapa baik Anda mengelola radang sendi dan kesehatan Anda secara keseluruhan. (*)


 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus