Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Dampak Karhutla, Jarak Pandang di Pekanbaru Tersisa 1,5 Kilometer

Senin, 05 Agustus 2019

Asap menyelimuti Kota Pekanbaru. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus berlangsung di sejumah daerah di Riau. Akibatnya, kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah, termasuk Pekanbaru. Bahkan, Senin (5/8/2019) pagi kabut asap mulai menurunkan jarak pandang di Pekanbaru menjadi 1,5 kilometer. 

"Jarak pandang pagi ini hanya 1,5 kilometer atau 1.500 meter dengan kondisi udara berasap," kata Staf Analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Yasir kepada wartawan.

Dikatakan, Kota Dumai juga terkena paparan asap karhutla. Sehingga jarak pandang menurun menjadi sekitar lima kilometer. Menurut Yasir, asap yang kini menyelimuti Pekanbaru berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak dan Indragiri Hilir.

"Angin masih berhembus dari arah tenggara dan selatan. Asap yang sekarang menyelimuti Pekanbaru berasal dari kebakaran di Siak dan Indragiri Hilir yang berada di tenggara Pekanbaru," ujarnya.

Menurut pantauan citra satelit pukul 06.00 WIB, terdeteksi 65 titik panas yang menjadi indikasi awal karhutla di Sumatera. Riau masih mendominasi dengan 30 titik panas. Di Riau titik panas paling banyak ada di Indragiri Hilir (14) disusul Siak (10), Kepulauan Meranti (5), Indragiri Hulu (2), dan Rokan Hilir (2). 

Dari seluruh titik panas yang ada di Riau, ada 19 yang merupakan titik api. Titik api paling banyak ada di Indragiri Hilir, sebanyak delapan titik.Titik panas juga terdeteksi di Jambi (12), Bangka Belitung (4), Lampung (10), Sumatra Selatan (5), dan Kepulauan Riau (satu). (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Republika.co.id


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus