Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Menunggak Tagihan, PLN akan Putuskan Meteran Pelanggan

Rabu, 24 April 2013


PASIR PENGARAYAN-Minimnya kesadaran masyarakat dalam membayar tagihan rekening listrik, membuat PLN Ranting Pasir Pengarayan gerah. Karena itu, PLN berencana untuk memutus meteran pelanggan bila tetap menunggak pembayaran.

Demikian disampaian Kepala PLN Ranting Pasir Pengarayan, Zulkhaidir kepada wartawan, Rabu (24/4). Menurutnya, sampai pertengahan April ini, jumlah tunggakan pelanggan PLN Ranting Pasir Pengarayan sudah mencapai Rp3 miliar dengan sekitar 200 pelanggan menunggak setiap bulannya.

Menyikapi kondisi tersebut, PLN Ranting Pasir Pengarayan akan langsung melakukan pemutusan dengan mencopot meterannya atau MCB. Namun bila sampai 20 hari ke depan tunggakan dan dendanya tidak juga dibayarkan pelanggan, maka PLN akan langsung membongkar meteran dan mengalihkannya ke tempat lain. Dan bila nanti pelanggan yang bersangkutan ingin memasang kembali jaringan PLN, pelanggan tersebut harus mendaftar ulang kembali.

Kalau permohonan tersebut dikabulkan PLN, pelanggan tersebut akan diberikan meteran prabayar. "Hingga pertengahan April ini, jumlah tunggakan pelanggan PLN Ranting Pasir Pengarayan sudah mencapai Rp3 miliar dan menyikapi hal itu kita akan langsung melakukan pemutusan meteran pelanggan," ungkapnya.

Dikatakan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar tagihan, PLN sudah melakukan sosialisasi melalui media massa dan mengimbau masyarakat melalui radio agar pelanggan tetap membayar tagihan sesuai jadwal yang ditetapkan. Sementara menyangkut belum terjadwalnya pemadaman listrik di sejumlah wilayah operasional Ranting Pasir Pengarayan, akibat kerusakan jaringan yang bersifat insiden.

Sehingga PLN tidak dapat memberitahukan kepada masyarakat tentang jadwal pemadaman listrik, karena sifatnya insiden. Namun bila perbaikan jaringan yang sifatnya sudah terjadwal, selalu diberitahukan kepada masyarakat baik melalui media cetak maupun media elektronik. "Untuk kerusakan jaringan yang sifatnya insiden, kita tidak menginformasikan kepada masyarakat. Namun bila pemadaman bergiliran pasti kita beritahukan kepada masyarakat," tukasnya. (epi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus