Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Pasca Kabut Asap Karhutla, Begini Kualitas Udara di Pekanbaru Hari Ini

Minggu, 06 Oktober 2019

Asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Kualitas udara di Pekanbaru, Riau sejak beberapa hari terakhir sudah berada di antara level baik dan sedang, setelah diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), beberapa hari lalu.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Minggu (6/10/2019) pukul 04.00 WIB mencatat, indeks standar pencemar udara menunjukkan angka 67 pada Partikulat meter (PM10).

Hal itu menunjukkan kualitas udara berada di tingkat sedang. Sehari sebelumnya kualitas udara justru terlihat membaik dengan PM10 di angka 40. Dan pada Minggu pagi ini, udara juga terlihat berawan dan langit cerah.

Sementara titik panas atau hotspot yang menunjukkan titik api sesuai satelit Terra/Aqua sudah tidak terlihat lagi. Meski demikian, laporan kebakaran lahan juga masih ada meski hanya sebagian kecil.

Untuk kabut asap di Pekanbaru yang terlihat pagi hari, merupakan kabut biasa yang mengandung air. Kabut itu akan hilang dengan sendirinya seiring tiupan angin dan meningginya Sang Surya.

Bencana kabut asap yang terjadi sejak awal Agustus 2019 telah menimbulkan banyak dampak di berbagai sektor. Bahkan udara masuk dalam kategori berbahaya karena angka PM10 mencapai lebih dari 450.

Kondisi mulai membaik pada akhir September 2019 seiring mulainya turun hujan. Libur sekolah sudah dicabut, penerbangan sudah mulai normal, dan langit sudah mulai membiru. "Alhamdulillah, semoga ini berlangsung selamanya," kata Tri, warga Pekanbaru.

Dia berharap, aparat bisa menindak tegas pelaku pembakar hutan dan lahan karena dampaknya dirasakan masyarakat luas, terutama di bidang kesehatan.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya mengaku akan melanjutkan proses penegakkan hukum terhadap para pembakar hutan dan lahan sesuai instruksi Kapolri. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Liputan6.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus