Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Pekanbaru Berselimut Asap, Walikota Imbau Pelajar Batasi Kegiatan di Luar Kelas

Rabu, 31 Juli 2019

Pekanbaru berslimut kabut asap. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Sejak sepekan terakhir, Kota Pekanbaru, Riau diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menyadari dampak buruk asap bagi masyarakat, terutama anak-anak, Walikota DR Firdaus MT terus mengimbau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengantisipasi ancaman udara yang lebih buruk. 

Walikota juga sudah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk membatasi aktivitas peserta didik di luar kelas. Selain Disdik, Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) juga diminta memantau kondisi udara sesuai kewenangan masing-masing.

"(Tiga instansi) segera antisipasi. Untuk Kepala Dinas Pendidikan, murid-murid sekolah diminta untuk dapat mengurangi aktivitas diluar kelas. Sementara itu untuk Plt Kepala Dinas Kesehatan diminta mempersiapkan ruangan penanganan pasien ISPA di setiap puskesmas," kata Walikota seperti disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setdako Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman kepada media, Selasa (30/7/2019).

Sementara itu, untuk DLHK, Walikota sudah menginstruksikan agar selalu memantau perkembangan kualitas udara agar tidak berdampak pada kesehatan masyarakat. 

"DLHK diminta untuk terus memantau ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara). Untuk meliburkan (peserta didik) menunggu petunjuk dari provinsi. Atau kita tunggu dulu hasil dari ISPU nya. Apakah membahayakan atau tidak (terhadap kesehatan)," sebut Irba.

Diketahui, kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (39/7/2019) pagi. Kondisi ini berlangsung sekira pukul 09.00 WIB.

BMKG Pekanbaru sebelumnya merilis sebaran 33 hotspot yang terpantau satelit Terra dan Aqua di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Seperti Kabupaten Bengkalis ada dia titik, Kampar satu titik panas, Pelalawan 30 titik, Rokan Hilir delapan tiitk, Siak satu titik panas, Indragiri Hilir 14 titik dan Indragiri Hulu dua titik panas. (*)




Penulis: Syafriadi
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Sindonews


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus