Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Pemko Pekanbaru Bongkar 2.058 Titik PJU Liar, Tagihan PJU Setahun Masih Nunggak

Jumat, 28 Juni 2019

Pemko Pekanbaru masih menunggak tagihan PJU. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Sebanyak 2.058 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) liar dibongkar, karena berdiri di tempat yang tidak sesuai dengan rekomendasi Pemko Pekanbaru. Selain membongkar 2.058 titik PJU, pemko melalui Dinas Perhubungan juga sudah mengganti lampu PJU dengan lampu hemat energi.

Proses penggantian lampu PJU dengan lampu hemat energi sudah berlangsung sejak Januari 2019 silam. Sebanyak 14.404 lampu hemat energi sudah terpasang sampai Kamis kemarin.

"Satu hari saja kami sudah tertibkan sebelas PJU yang dibongkar. 86 PJU diganti lampunya dengan yang hemat energi," kata Kepala Bidang Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Pekanbaru, Tengku Ardi Dwisasti, Kamis (27/7/2019).

Ardi menyebut, proses penertiban masih berlangsung. Mereka menertibkan PJU di lima rayon tersebut yakni Rayon Panam, Rayon Kota Timur, Rayon Kota Barat, Rayon Simpang Tiga dan Rayon Rumbai.

Mereka masih melakukan penggantian bola lampu hemat energi di sejumlah titik PJU. Ada juga titik PJU liar yang bakal dibongkar.

Ardi memastikan tidak ada kendala dalam penertiban PJU liar. Bahkan ia menargetkan proses penertiban berlangsung hingga akhir tahun 2019. Saat ini tim masih melakukan penertiban dan verifikasi. Dinas perhubungan melakukan verifikasi bersama PLN.

Proses verifikasi untuk menghitung jumlah PJU yang sesuai rekomendasi pemerintah kota. "Kami lakukan verifikasi dengan PLN. PJU yang sudah verifikasi akan diberi stiker," ulasnya.

Proses verifikasi ditargetkan rampung dalam satu bulan ke depan. Mereka menargetkan sudah verifikasi 19 ribu lebih titik PJU. "Jadi PJU yang sudah diverifikasi bakal diganti dengan lampu hemat energi," terangnya.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Noer menyebut, proses verifikasi ini bakal berlangsung hingga Agustus 2019 mendatang. Setelah itu bakal diaudit oleh BPKP. Bakal ada pertemuan lanjutan untuk membahas tagihan PJU itu. "Nantinya akan kita bahas teknis pembayarannya. Sebab pada prinsipnya kita belum bisa bayarkan tagihan sebelum audit tuntas," ulasnya.

Masih menunggak
Di sisi lain, Pemko Pekanbaru masih menunggak tagihan Penerangan Jalan Umum (PJU) selama satu tahun. Proses pembayaran tagihan PJU hanya berlangsung hingga Mei 2018 silam. Sedangkan tagihan PJU dari Juni 2018 hingga Juni 2019 belum kunjung dibayarkan. Parahnya proses audit terhadap tagihan PJU ini belum kunjung dilakukan.

"Audit PJU belum, saat ini masih dalam proses penghitungan titik PJU yang seusai rekomendasi pemerintah kota," ujar Kepala Inspektorat Syamsuir, Kamis (27/6/2019).

Menurutnya, proses penghitungan titik PJU ini dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru dan PLN. Hasil penghitungan final bakal disampaikan inspektorat untuk audit. "Jadi bisa kita hitung jumlah tagihan PJU yang harus dibayarkan pemko," terangnya.

Syamsuir menyebut, tidak ada target. Namun yang jelas Pemerintah Kota Pekanbaru bakal membayar tagihan setelah proses audit dilakukan. Proses penghitungan kembali titik PJU dilakukan terhadap PJU yang ada di lima rayon.

Kelima rayon tersebut yakni Rayon Panam, Rayon Kota Timur, Rayon Kota Barat, Rayon Simpang Tiga dan Rayon Rumbai. Ada 41.333 titik PJU yang menyebar di lima rayon Kota Pekanbaru. Banyak dari PJU yang berdiri tidak punya meteran. Jumlahnya mencapai 31.750 titik PJU.

Sedangkan PJU yang punya meteran hanya 9.583 titik. Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru kembali bertemu dengan PLN untuk membahas terkait tunggakan PJU. Pertemuan ini dimediasi oleh Kejari Pekanbaru. Namun pertemuan ini belum menghasilkan titik terang terkait pembayaran tunggakan. (*)





 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus