Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Prapto Prihatin, Pejabat Berlomba Pasang Baliho HUT Dumai

Rabu, 24 April 2013


DUMAI-Tiga hari menjelang HUT Kota Dumai XIV, sejumlah pejabat dan kepala satuan kerja beramai-ramai memasang baliho ucapan selamat berukuran besar di sejumlah lokasi di sudut Kota Dumai. Mencermati kondisi itu, Ketua Fraksi Demokrat Plus DPRD Kota Dumai, Prapto Sucahyo malah mengaku prihatin dengan sikap antusias pejabat yang mengucapkan selamat HUT Kota Dumai dan memuat foto walikota.

Menurutnya, pemasangan baliho yang dilakukan sekarang tidak memiliki dasar hukum dan tidak berdasar pada prinsip kinerja mewujudkan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Apakah dengan memasang baliho ucapan selamat hari jadi ini bisa menumbuhkembangkan sektor ekonomi masyarakat atau meningkatkan pertumbuhan pembangunan daerah. Saya prihatin, karena baliho ini hanya untuk kepentingan pencitraan diri dan pemubaziran anggaran,” kata Prapto, Rabu (24/4) di Dumai.

Seharusnya, menurut Prapto, pejabat mengerti dengan sistem pengelolaan keuangan daerah sebelum melakukan kebijakan pencitraan diri, melalui pemasangan baliho ukuran besar yang dipasang di sejumlah ruas jalan protokol. Sebab sejauh ini, Peraturan Daerah APBD Kota Dumai tahun anggaran 2013 belum terundangkan dengan baik dan tidak sesuai mekanisme aturan pembentukan produk hukum daerah. Sehingga, proses perencanaan penganggaraan keuangan daerah belum ada kepastian hukum.

“Anggaran yang digunakan membuat baliho pencitraan diri apakah sudah ada kepastian hukum dan dapat dipertanggungjawabkan. Apapun namanya, perencanaan penganggaran harus ada kepastian hukum dan hanya dapat digunakan untuk kepentingan hak publik,” kata Anggota Komisi III DPRD ini.

Sementara pantauan di lapangan, terlihat papan reklame berukuran besar terpasang di sejumlah ruas jalan protokol, seperti di Jenderal Sudirman, Sultan Syarif Kasim, Sukajadi dan Hasanuddin. Selain baliho besar, terdapat juga beberapa baliho yang memuat visi misi kinerja satker dan program kerja yang selalu rutin terpasang di lokasi papan reklame.

Pelaku usaha percetakan, Ridwan menyebutkan, untuk pembuatan baliho berukuran besar yang dipajang di beberapa lokasi minimal menghabiskan anggaran Rp5 juta per baliho ditambah biaya pemasangan. “Kalau dilihat ukurannya besar dan butuh biaya pemasangan mahal, diperkirakan pembuatan dan pemasangan satu baliho menghabiskan biaya minimal Rp5 juta,” ujarnya. (dik)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus