Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Riau Berasap: Presiden Jokowi Salat Istisqa Saat Asap Selimuti Pekanbaru

Selasa, 17 September 2019

Presiden Jokowi (tengah) mengikuti salat Istisqa. (Foto:HO-Humas Pemprov Riau)

PEKANBARU-Presiden Joko Widodo melakukan salat istisqa memohon turunnya hujan saat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Selasa pagi.

Berdasarkan data BMKG, Selasa pagi, konsentrat polutan PM10 yang terkandung pada asap terpantau pada kategori sangat Tidak Sehat hingga Berbahaya di Kota Pekanbaru. 

“Jarak pandang di Pekanbaru mulai membaik dengan jarak sekitar 1,2 kilometer. Itu membaik dibandingkan pukul 07.00 WIB pagi yang hanya 800 meter,” kata Staf Analisis BMKG Stasiun Pekanbaru, Agus.

Jarak pandang di daerah lainnya masih cukup buruk seperti di Kota Rengat kini 800 meter, Kota Dumai 900 meter dan Kabupaten Pelalawan 600 meter.

Sementara itu, presiden Jokowi mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam melaksanakan salat Istisqa di Masjid Amrullah dalam kompleks Lanud Roesmin Nurjadin sekitar pukul 09.00 WIB. Rombongan Presiden yang turut mengikuti shalat adalah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Riau Syamsuar, dan Ketua PWNU Riau.

Presiden terlihat serius mendengarkan ceramah dari khatib DR. HM. Fakhri, MA. Adapun imam shalat Istisqa adalah DR. H. Khairunnas Jamal, M.Ag.

Selesai melakukan rangkaian salat istisqa, Presiden menyempatkan diri membagikan buku-buku kepada warga di luar masjid. Setelah itu, rombongan Presiden langsung menuju landas pacu untuk naik helikopter menuju lokasi karhutla. Presiden tidak memberikan keterangan kepada wartawan.

Dari data BMKG, pukul 06.00 WIB satelit Terra Aqua mendeteksi 498 titik panas yang jadi indikasi karhutla di Sumatera. Daerah paling banyak adalah Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 194 titik, Jambi 174 titik, sedangkan di Riau 60 titik.

Khusus di Riau, dari 60 titik panas tersebut paling banyak di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dengan 27 titik, dan Pelalawan 11 titik, Kota Dumai delapan titik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) enam titik, Indragiri Hilir (Inhil) empat titik, Bengkalis dua titik, dan Kuansing serta Kampar masing-masing satu titik panas.

Dari jumlah tersebut, ada 41 yang dikategorikan titik api. Lokasi paling banyak juga di Rohil dan Pelalawan yang masing-masing ada 23 titik dan tujuh titik. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Selasa, 12 November 2019 - 07:57:10 WIB
      Selasa, 12 November 2019 - 07:31:56 WIB
      Senin, 11 November 2019 - 17:13:35 WIB
      Senin, 11 November 2019 - 17:12:42 WIB
      Senin, 11 November 2019 - 14:13:59 WIB


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus