Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Taati Ijtimak Ulama, PA 212 Tolak Pelantikan Jokowi-Maaruf Amin

Minggu, 20 Oktober 2019

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif tolak pelantikan Jokowi-Maaruf. (Foto:CNNIndonesia)

JAKARTA-Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Maarif menolak pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024.

Menurut Slamet, pihaknya menuruti hasil Ijtimak Ulama 4 yang menolak hasil Pilpres 2019 karena berbagai dugaan kecurangan. "PA 212 berpegang pada hasil Ijtima ulama 4 salah satu poin utamanya menolak kekuasaan yang dihasilkan dari kecurangan dan kezaliman serta menjaga jarak dengan kekuasaan tersebut," kata Slamet, Minggu (20/10/2019).

Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) itu menyampaikan, PA 212 tak akan pernah mau rekonsiliasi dengan pihak yang selama ini melakukan kriminalisasi terhadap ulama.

Dituturkan, PA 212 akan terus menjadi kelompok yang melawan pemerintah zalim. Bahkan mereka tak akan merapat ke Jokowi meski calon presiden dan wakil presiden yang selama ini mereka dukung, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mendukung pemerintahan Jokowi.

Slamet berujar menghargai keputusan Prabowo dan Gerindra untuk merapat ke Jokowi. Namun ia tak bisa menutupi kekecewaan terhadap Prabowo. "Kami menyayangkan keputusan Prabowo Subianto yang pastinya melukai perasaan pendukungnya, termasuk emak-emak militan," tutur Slamet.

Diketahui, MPR RI sudah melantik presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, hari ini. Jokowi-Ma'ruf resmi menjadi presiden dan wakil presiden terpilih setelah mengalahkan Prabowo-Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Saat itu, Jokowi-Ma'ruf meraih 85.607.362 suara atau 55,5 persen suara sah. Sementara Prabowo-Sandi meraih 68.650.239 suara atau 45,5 persen. (*)


 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus