pemerintah daerah kabupaten rokan hulu
Home    

Pemkab Rohul Matangkan Indikator Sebagai Kabupaten Layak Anak
Kamis, 29 Agustus 2019 - 14:33:12 WIB

Pemkab Rohul Matangkan Indikator Sebagai Kabupaten Layak Anak

ROKAN HULU-Pemkab Rohul terus mematangkan sejumlah indikator dalam mewujudkan Kabupaten‎ Layak Anak (KLA). Salah satunya Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak yang berlangsung di Sapadia Hotel Pasirpangaraian, Rabu (28/8/2019) sore.

Rapat dibuka Bupati diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu H. Abdul Haris yang juga Ketua Gugus. Rakor‎ diprakarsai Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dan dihadiri seluruh instansi, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Rokan Hulu.

Abdul Haris mengatakan, dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak, pemerintah daerah melalui Dinsos P3A Rokan Hulu dan Gugus Tugas KLA terus berupaya matangkan indikator-indikator. Rakor Gugus Tugas KLA merupakan upaya pemerintah melakukan berbagai persiapan, terutama menyempurnakan indikator dalam menciptakan kabupaten yang ramah anak.

Upaya menuju Kabupaten Layak Anak, Pemkab Rokan Hulu telah membentuk kelembagaan di tingkat kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa.

"Sudah dilaksanakan sosialisasi sampai tingkat desa. Kita sudah memenuhi kriteria sebagai Kabupaten Layak Anak, meski ada beberapa komponen yang harus diperbaiki, yakni keterlibatan dan peran serta masyarakat dalam kepedulian terhadap persoalan anak," tuturnya.

Dikatakan, Kabupaten Layak Anak adalah kabupaten yang mampu menjamin serta mewujudkan hak-hak sipil anak, seperti akte kelahiran, kesehatan dasar, pendidikan formal serta harus ada pola bimbingan keluarga terhadap anak.

Selain itu, perlu diperhatikan masa depan anak-anak yang tengah berhadapan dengan hukum, sehingga Gugus Tugas KLA melibatkan Pengadilan Negeri dengan harapan majelis hakim memberikan solusi dan keadilan, sesuai hukum bagi anak yang berhadapan dengan hukum.

Kepala Dinsos P3A Hj. Sri Mulyati S.Sos melalui Sekretaris Dinsos P3A April Liyadi mengatakan‎, Kabupaten Rokan Hulu telah melakukan KLA dan mendapatkan nilai 565, namun pada verifikasi administrasi nilai menjadi 430.

"Saat ini kita mengadakan rapat koordinasi, evaluasi‎ terkait jawaban-jawaban yang belum kita penuhi, dan harapan kita di bulan Maret 2020, harapan kita dapat memenuhi target minimal 500, dan pada saat nanti verifikasi lapangan bahkan harapan kita memperoleh lebih dari poin yang sudah kita entry," tukasnya.

Pemkab Rokan Hulu kini telah memiliki Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PTP2A) yang melibatkan berbagai macam elemen, baik Kepolisian dan Kejaksaan, Psikologi, RSUD dan lainnya. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.rokanhulukab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU 2013