pemerintah daerah kabupaten siak
Home    

Dewan Soroti Kinerja Dishub Siak Soal Merajalelanya Kendaraan Over Tonase
Jumat, 13 April 2018 - 15:42:13 WIB

Dewan Soroti Kinerja Dishub Siak Soal Merajalelanya Kendaraan Over Tonase

SIAK-Kerusakan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Siak akibat merajalelanya kendaraan mengangkut barang melebihi kapasitas (over tonase) menjadi perhatian anggota DPRD. Politisi PKB dari Dapil I Muhtarom menyebut, minimnya pengawasan Dinas Perhubungan terhadap kendaraan over tonase menjadi penyebabnya.

“Sebenarnya masalah kendaraan over tonase sudah terlalu lama dibiarkan, sehingga jalan yang sudah dibangun Pemkab Siak hancur dengan cepat. Akhirnya siapa yang rugi, masyarakat juga,” kata Muhtarom, Kamis (12/4/2018) malam.

Muhtarom berharap, Pemkab Siak bisa duduk bersama untuk memecahkan perkara yang makin rumit itu. Menurutnya, masalah yang terjadi selama ini adalah saling lempar tanggungjawab tanpa ada solusi penyelesainnya.

“Cobalah Pemkab Siak duduk bareng dengan OPD yang berperan dalam menyelesaikan masalah itu untuk membicarakan hal tersebut. Sehingga, kasus saling lempar tak terjadi lagi. PU Tarukim hanya membangun jalan, untuk pengawasan dan penindakan bagi pelanggar mestinya Dishub dan Satlantas Polres Siak,” harapnya.

Muhtarom menegaskan, untuk melakukan penindakan jangan sampai tebang pilih. Intinya, kalau memang mau ditertibkan masalah kendaraan over tonase harus merata.

“Saya sering dapat aduan dari masyarakat kalau penertiban terkait kendaraan yang melebihi kapasitas ini masih dirasakan belum merata. Jangan milik pengusaha kecil saja yang ditertibkan, sementara yang lebih besar dibiarkan bebas melintas. Siapapun yang ada dibalik pengusaha itu harus ditindak juga,” tukasnya.

Pernyataan itu tentu punya dasar yang kuat. Muhtarom mencontohkan, ada beberapa kendaraan besar yang muatannya dianggap tidak sesuai dengan kondisis jalan namun mereka bebas melintasi tanpa ada hukum yang mengikatnya.

“Banyak kendaraan yang sudah melebihi kapasitas jalan di Siak bebas lalu lalang. Contohnya, mulai dari Kecamatan Bungaraya, Sabak Auh kendaraan yang sudah kapasitas muatan tinggi masih juga bebas seolah olah tidak tersentuh hukum. Sedangkan punya masyarakat kecil baru jenis colt diesel yang muatannya hanya 10 ton saja ditindak, ada apa semua ini,” urainya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengairan Umum Tataruang dan Pemukiman (PU Tarukim) Siak Irving Kahar Arifin menyebut, kerusakan jalan di Kecamatan Bungaraya dan beberapa daerah lainnya di Siak, disinyalir akibat lalu lalang truk kelebihan muatan (over tonase). 

Irving menegaskan, selagi persoalan over tonase tidak ditindak tegas, persoalan kerusakan jalan di Kabupaten Siak akan terus terjadi dan bahkan bisa semakin meluas. “Kalau masalah over tonase tidak dicegah, saya pastikan kerusakan jalan di Siak ini tidak akan berkurang, bahkan semakin meluas,” kata Irving, kemarin.

Dijelaskan, selama ini banyak kendaraan lalu lalang di jalan mengangkut muatan yang melebihi kapasitas jalan. Sehingga, jalan yang sudah dibangun dengan dana miliaran rupiah di Siak hancur sedikit demi sedikit.

“Kita lihatlah, selama ini banyak kendaraan yang melebihi kapasitas jalan lalu lalang di jalan Kabupaten Siak. Kalau hal itu tidak ditindak tegas, maka lambat laun jalan yang ada akan hancur semua,” terangnya. (*)  



Penulis : Satria Donald
Editor : Boy Surya Hamta






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau
DPRD KABUPATEN SIAK © 2017