pemerintah daerah kabupaten siak
Home    

Pansus B DPRD Siak Tolak Usulan Ranperda Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Rumah Susun
Selasa, 22 Mei 2018 - 15:55:09 WIB

Pansus B DPRD Siak Tolak Usulan Ranperda Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Rumah Susun

SIAK-Pansus B DPRD Kabupaten Siak akhirnya menolak usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Rumah Susun Sederhana. Penolakan disampaikan setelah melakukan kajian dan studi banding ke sejumlah daerah dan kementerian terkait. 

Juru bicara Pansus B Syamsurijal melalui rapat paripurna DPRD Siak, siang tadi menyebut, Ranperda tersebut memiliki muatan hampir sama dengan Ranperda pemakaian kekayaan daerah atau rumah dinas. Secara perinsip, Ranperda yang diajukan tidak sejalan dengan Undang-undangan yang sudah ada.

Dalam draft yang diusulkan pemerintah, rumah susun dibangun pihak ketiga di lahan milik pemerintah dan dikelola oleh pihak ketiga. Ini sama halnya dengan pelayanan jasa hunian kepada masyarakat. "Ditolak atau batal demi hukum, karena tidak sejalan dengan perundang-undangan," tegas Syamsurijal.

Sementara itu, Ketua Pansus C Marudut Pakpahan kala membahas Ranperda Tonase Angkutan Umum dan Ranperda Penyertaan Modal kepada Bank Riau Kepri meminta waktu kepada pimpinan sidang. Menurutnya, butuh kajian mendalam untuk memastikan bagaimana hasil pembahasan pansus.

"Untuk penambahan penyertaan modal, menurut kami nilainya kecil, hanya Rp10 miliar. Namun judulnya untuk bantuan modal usaha makro dan mikro. Kalau untuk mikro saja mungkin cukup," kata Marudut.

Terkait Ranperda Pengaturan Tonase Angkutan Umum, Marudut khawatir bila disahkan akan dijadikan sebagai alat bagi oknum OPD terkait. "Memang kita punya kewenangan melakukan pengawasan, namun mata dan tangan kami terbatas," kata Marudut.

Banyak masalah yang menjadi lingkaran setan dalam hal angkutan umum ini, seperti halnya pungli yang sudah menjadi rahasia umum. "Kami berharap Perda ini bisa mengurangi tindak pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang. Misalnya masalah dalam angkutan ada 10, maka dengan Ranperda ini bisa fokus menyelesaikan tiga masalah dulu dan itu menurut kami sudah bagus," tukasnya. (*)



Penulis: Satria Donald
Editor: Boy Surya Hamta






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau
DPRD KABUPATEN SIAK © 2017